Posts

Showing posts with the label My Story

StoryDaily #3 Ada Cerita di 70 Halaman

Image
Kuliah? Kata orang, kuliah itu lebih berat dari masa SMA, SMP, apalagi SD. Tapi, kata orang lagi, kuliah itu lebih santai dan lebih asik dari masa-masa itu. Tapi lagi, daripada ngikutin kata orang, mending merasakan sendiri kan? Dan ini adalah story-ku di masa awal kuliah. "Iya sih," kataku menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Setelah merasakan sendiri satu semester di bangku perkuliahan, memang ada benarnya, bahwa kuliah itu lebih berat namun lebih santai dari masa putih-abu, putih-biru, atau putih-merah. Dengan title 'MAHA-siswa' yang disandang, bukanlah hal yang mudah seharusnya, ada tanggungjawab lebih di dalamnya. Namanya hidup, pasti penuh ujian kan? Dari SD sampai SMA, bukankah senantiasa diakhiri dengan yang namanya ujian? Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, Ujian Nasional, dan ujian-ujian lain yang mungkin tak terduga. Begitu pun ketika menjadi seorang mahasiswa, ujian itu senantiasa menjadi makanan harian. Tugas kuliah yang bejibun (pastin...

StoryDaily #2 Diam jadi Boomerang

Image
Mentari hadir melengkapi rasa syukurku pada sang pencipta, meski tak bersinar terang, namun redupnya pun amat berharga bagi kehidupan di muka bumi ini. Ketika pagi tiba, apa yang aku pikirkan? dunia lagi, dunia terus, atau terus-terusan dunia? Betapa picik diri ini jika hanya terus memikirkan dunia yang fana, padahal setiap detik aku dihadapkan pada kenyataan bahwa setiap desahan nafas adalah satu langkah menuju kubur. Lantas, apa yang sudah aku siapkan? Sudah merasa cukupkah dengan amalan selama ini? Rasanya masih begitu banyak puing-puing kebaikan yang tersebar namun sering dilewatkan, masih banyak sunnah yang diabaikan, banyak kewajiban yang masih kulalaikan. Seperti biasa, refleks pertama yang ku lakukan adalah membuka handphone. Mendapat sebuah notifikasi dari salah satu media sosial yang sangat digandrungi saat ini (baca: Instagram), ku temukan sebuah sentilan hati. Sebuah poster bertuliskan : 3 PENYEBAB TIDAK PRODUKTIF: 1. Kebanyakan KEPO2. Kebanyakan Scrolling 3. Kebany...

StoryDaily #1 Sepersen Nikmat

Image
Ahhh… Pagi ini ku memulai hari, sehangat mentari pagi, memacu diri untuk terus memperbaiki diri. Setelah hujan membasahi bumi dalam beberapa waktu lalu, kini kehangatan itu kembali menampakan diri, menyelimuti pagi agar tak ada yang berdiam diri mengikuti kata hati untuk tetap duduk di atas kursi. Meski sekedar lari pagi, namun itu lebih berarti dari sekedar menikmati pagi dengan secangkir kopi.  But, I’m very like coffee . Seberkas cahaya menyusup melalui jendela kamarku, memberikan kesan menggoda untuk tetap di dalam selimut hangatku. Betapa nikmat Tuhan yang mana lagi yang akan kau dustakan? Begitulah penggalan dari ayat suci-Nya bergaung di alam pikiranku. Pagi bersama sang Raja Siang dengan balutan udara sejuk sisa hujan kemarin. Astaghfirullah.. Aku teringat dengan ilmu yang ku dengar kemarin, muslimah keren itu bukan hanya keren fisiknya, tetapi keren karena hatinya, citanya, dan cintanya kepada Rabb-Nya. Ahh, apa yang aku lakukan dengan berbaring tak berfaedah ini? R...

Kenapa ga semangat ya? :(

Image
A : Kamu kenapa ukhti? Akhir-akhir ini sepertinya terlihat lemas, biasanya ukhti rajin ke masjid, hafalan quran, dan murajaah. B : Iya nih ukh, ana juga ga tau kenapa, rasanya ana malas sekali untuk melakukan semua aktivitas itu. KIra-kira kenapa ya, kok sesaat kita bisa sangat bersemangat tapi sesaat yang lain kita bisa sebaliknya? A : Hm, ukhti, memang iman itu kadang berada di puncak, terkadang juga jatuh dan berada di bawah. B : Maksudnya gimana ukh? Apa hubungannya sama iman? A : Oke oke, biar kamu lebih bersemangat seperti semula, yuk ikuti pembahasan berikut ^_^ Assalamualaikum Readers ^_^ Alhamdulillah, kita masih bisa berjumpa dan bertatap layar dengan readers semua, semoga selalu dalam lindungan-Nya ya ^_^ Kali ini ana mau sedikit sharing berkaitan dengan dialog di atas. Bener banget tuh, kadang kalau lagi semangat, semangaattt bangeeettt pake 45 :D Tapi sekalinya males, bawaannya males aja terus. Kenapa ya kira-kira? Ada yang salahkah dengan kita? Yaps, memang ben...

Antara kamu (H) dan kamu (A)

Image
A : "Eh eh tau ngga? Si Fulan kemarin pacaran di depan umum, padahal dia berjilbab, malu atuh sama kerudungnya.. Hahaha.. B : Masa? Ah ga percaya, kamu bohong ya? Yang aku kenal dia itu alim banget, di rumah suka pake jilbab, ngajinya bagus, masa kaya gitu ah. A : Aku ga bohong, beneran tau, kemarin aku liat sendiri. B : Aku ngga nyangka banget deh. Assalamualaikum para reader, alhamdulillah Allah masih mempertemukan saya dengan para readers semua, setelah sekian lama diri ini tertelan kesibukan dan jari-jemari tak berolahraga, hari ini kesempatan itu datang ;) Nah, ngomong-ngomong soal hijab nih, teman-teman pasti sering mendengar percakapan seperti di atas kan? Benar ngga sih apa yang diungkapkan oleh tokoh A itu? Yuk, kita kaji bersama, agar tidak ada salah paham di antara kita (Cieeee :p). Secara bahasa, hijab artinya penutup. الحِجابُ: السِّتْرُ “hijab artinya penutup” (Lisaanul Arab). Secara istilah, makna hijab adalah sebagaimana dijelaskan Al Munawi berikut in...

Let's HIJRAH ! ^_^

Image
A : Wah, ukhti sekarang beda ya :) B : Beda apanya ukh? A : Sekarang ukhti lebih santun, menjaga jarak dengan ikhwan, dan sekarang lebih tertutup. Kok bisa sih secepat ini? B : Alhamdulillah ukh, ini adalah hidayah dari Allah yang sudah ana jemput. InsyaAllah ana berniat untuk hijrah. Semoga ukhti juga yaa ^_^ A : Maksudnya apa ukh? Hijrah itu apa? makanan? Laki-laki? atau apa ? B : Ukhti, ukhti.. Biar ukhti mengerti, yuk simak pembahasan berikut ini, semoga bermanfaat ya ^_^ Assalamualaikum Readers ^_^ Alhamdulillah, Allah masih memberi kesempatan untuk ana berbagi ilmu sama Readers semua. Yuk, simak yaa :) Kata hijrah berasal dari Bahasa Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan dari dan berpindah tempat. Dalam konteks sejarah hijrah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syari’at Islam. Dengan merujuk kepada h...

The Hard Blow

Image
'The Hard Blow' Ya, kalimat pendek itu yang pertama kali aku rasakan ketika mendengar kabar duka kepergiannya. Dia, teman seperjuanganku yang sama-sama berjuang dan memiliki mimpi yang besar. Seorang yang baik, suka menolong, supel, dan sangat kritis. Masih terbayang bagaimana raut wajah lemasnya ketika 3 hari yang lalu, aku dan 3 orang temanku menjenguknya untuk melihat keadaannya. Keadaan yang begitu memprihatinkan tanpa ia tunjukkan rasa sakitnya. Dia sakit. Sekian lama dia terbaring di rumahnya menanggung rasa sakit dan sabar menghadapinya. Kepergiannya yang begitu mendadak begitu menyisakan luka mendalam, teruntuk rekan-rekan seperjuangan dan sepenanggungannya. Kabar duka itu seperti petir yang menggelegar di tengah teriknya Raja Siang. Betapa banyak isak tangis untuknya, untuk semua hal yang berkaitan dengannya, untuk doa yang senantiasa terucap untuknya, untuk kepergiannya. Tak kuasa aku menahan air mata, tak henti beristighfar untuk peristiwa yang tak pernah disangka-...