Posts

Puisi Religi || Secercah rindu mendamba-Mu

Image
Kobarkan semangat jiwa muda mudi Di saat yang lain sibuk dengan duniawi Sibuk mencari sensasi Sibuk mempercantik diri Sibuk mencari "kekasih hati" Sibuk menegak intisari Sibuk mengharap yang tak pasti Sibuk dengan dirinya sendiri.. Insyaa allah disini Sekelompok muda-mudi duduk tenangkan hati memperdalam ilmu ukhrawi menjalin silaturahmi berusaha memperbaiki diri Menjadi insan Qurani Mendamba ridha Ilahi Merindu nikmat Surgawi Bukan kami merasa baik hati Bukan kami sok rendah hati Bukan kami sok jadi ahli Bukan kami tak tahu diri Apalagi merasa suci Hanya Allah yang rindu untuk kami temui Hanya ridha-Nya yang dicari Hanya surga-Nya yang dinanti Hanya inilah kami.. Yang ingin hijrah di jalan Allahu Rabbi Semoga pertemuan singkat kita di tempat ini Akan terpatri di dalam hati Mengabadi di Surga-Nya nanti.. Aamiin .. Allahu akbar !

Kenapa ga semangat ya? :(

Image
A : Kamu kenapa ukhti? Akhir-akhir ini sepertinya terlihat lemas, biasanya ukhti rajin ke masjid, hafalan quran, dan murajaah. B : Iya nih ukh, ana juga ga tau kenapa, rasanya ana malas sekali untuk melakukan semua aktivitas itu. KIra-kira kenapa ya, kok sesaat kita bisa sangat bersemangat tapi sesaat yang lain kita bisa sebaliknya? A : Hm, ukhti, memang iman itu kadang berada di puncak, terkadang juga jatuh dan berada di bawah. B : Maksudnya gimana ukh? Apa hubungannya sama iman? A : Oke oke, biar kamu lebih bersemangat seperti semula, yuk ikuti pembahasan berikut ^_^ Assalamualaikum Readers ^_^ Alhamdulillah, kita masih bisa berjumpa dan bertatap layar dengan readers semua, semoga selalu dalam lindungan-Nya ya ^_^ Kali ini ana mau sedikit sharing berkaitan dengan dialog di atas. Bener banget tuh, kadang kalau lagi semangat, semangaattt bangeeettt pake 45 :D Tapi sekalinya males, bawaannya males aja terus. Kenapa ya kira-kira? Ada yang salahkah dengan kita? Yaps, memang ben...

Antara kamu (H) dan kamu (A)

Image
A : "Eh eh tau ngga? Si Fulan kemarin pacaran di depan umum, padahal dia berjilbab, malu atuh sama kerudungnya.. Hahaha.. B : Masa? Ah ga percaya, kamu bohong ya? Yang aku kenal dia itu alim banget, di rumah suka pake jilbab, ngajinya bagus, masa kaya gitu ah. A : Aku ga bohong, beneran tau, kemarin aku liat sendiri. B : Aku ngga nyangka banget deh. Assalamualaikum para reader, alhamdulillah Allah masih mempertemukan saya dengan para readers semua, setelah sekian lama diri ini tertelan kesibukan dan jari-jemari tak berolahraga, hari ini kesempatan itu datang ;) Nah, ngomong-ngomong soal hijab nih, teman-teman pasti sering mendengar percakapan seperti di atas kan? Benar ngga sih apa yang diungkapkan oleh tokoh A itu? Yuk, kita kaji bersama, agar tidak ada salah paham di antara kita (Cieeee :p). Secara bahasa, hijab artinya penutup. الحِجابُ: السِّتْرُ “hijab artinya penutup” (Lisaanul Arab). Secara istilah, makna hijab adalah sebagaimana dijelaskan Al Munawi berikut in...

Let's HIJRAH ! ^_^

Image
A : Wah, ukhti sekarang beda ya :) B : Beda apanya ukh? A : Sekarang ukhti lebih santun, menjaga jarak dengan ikhwan, dan sekarang lebih tertutup. Kok bisa sih secepat ini? B : Alhamdulillah ukh, ini adalah hidayah dari Allah yang sudah ana jemput. InsyaAllah ana berniat untuk hijrah. Semoga ukhti juga yaa ^_^ A : Maksudnya apa ukh? Hijrah itu apa? makanan? Laki-laki? atau apa ? B : Ukhti, ukhti.. Biar ukhti mengerti, yuk simak pembahasan berikut ini, semoga bermanfaat ya ^_^ Assalamualaikum Readers ^_^ Alhamdulillah, Allah masih memberi kesempatan untuk ana berbagi ilmu sama Readers semua. Yuk, simak yaa :) Kata hijrah berasal dari Bahasa Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan dari dan berpindah tempat. Dalam konteks sejarah hijrah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syari’at Islam. Dengan merujuk kepada h...

Usai gelap terbitlah terang :)

Image
Dalam buku Fiqih Wanita karangan Abdul Syukur al-Azizi, peran dan kedudukan wanita sangat dipengaruhi oleh pandangan masyarakat. Setidaknya, ada tiga pandangan masyarakat terhadap wanita yang terbagi atas tiga fase, yaitu fase menghinakan, mendewakan, dan menyamaratakan. Pada fase menghinakan, wanita dianggap seperti hewan, yang bebas diperjualbelikan di toko, pasar, bahkan warung. Bayangkan jika kita berada pada fase itu, betapa hinanya kita bukan hanya dimata manusia, tetapi hina pula dimata Allah. Kemudian wanita mulai didewakan, diagungkan, dan dipuja-puja serta dimuliakan, tetapi mereka diperlakukan hanya seperti pelayan untuk memuaskan hawa nafsu para lelaki. Na'udzubillaah.. Sampai saatnya wanita berada pada fase menyamaratakan, wanita mulai diberi kebebasan tanpa terikat batasan, baik norma, adat, maupun agama. Fase ini, wanita mulai memiliki hak dan kewajiban sama dengan laki-laki dalam segala bidang. Sehingga, pada zaman sekarang, wanita sudah dengan bebas menunjukkan eks...

The Hard Blow

Image
'The Hard Blow' Ya, kalimat pendek itu yang pertama kali aku rasakan ketika mendengar kabar duka kepergiannya. Dia, teman seperjuanganku yang sama-sama berjuang dan memiliki mimpi yang besar. Seorang yang baik, suka menolong, supel, dan sangat kritis. Masih terbayang bagaimana raut wajah lemasnya ketika 3 hari yang lalu, aku dan 3 orang temanku menjenguknya untuk melihat keadaannya. Keadaan yang begitu memprihatinkan tanpa ia tunjukkan rasa sakitnya. Dia sakit. Sekian lama dia terbaring di rumahnya menanggung rasa sakit dan sabar menghadapinya. Kepergiannya yang begitu mendadak begitu menyisakan luka mendalam, teruntuk rekan-rekan seperjuangan dan sepenanggungannya. Kabar duka itu seperti petir yang menggelegar di tengah teriknya Raja Siang. Betapa banyak isak tangis untuknya, untuk semua hal yang berkaitan dengannya, untuk doa yang senantiasa terucap untuknya, untuk kepergiannya. Tak kuasa aku menahan air mata, tak henti beristighfar untuk peristiwa yang tak pernah disangka-...

Self-Motivation

Image
Motivasi adalah dorongan dari dalam diri seseorang untuk berbuat. Motivasi merupakan pemicu diri untuk melakukan hal-hal yang positif dalam hidup ini. Dalam menjalani kehidupan, kita harus memiliki motivasi agar apa yang kita lakukan senantiasa dipenuhi rasa semangat. Seolah-olah kita dipacu untuk melakukan sesuatu agar dapat mencapai tujuan tertentu. Contohnya ketika kita beribadah, dalam arti misalnya shalat. Coba kita tanya pada diri sendiri, untuk apa kita shalat? Tentunya bagi kita sebagai Umat Islam, tujuan kita shalat adalah untuk meraih ridha Allah.SWT. Jika kita tidak memiliki motivasi untuk shalat demi mencapai tujuan tersebut, tentu kita pasti akan malas untuk melaksanakan shalat. Menurut saya, mungkin salah satu penyebabnya yaitu kurang motivasi, tidak adanya dorongan, keinginan, semangat dalam diri untuk melakukan shalat. Hal ini bermakna bahwa ia tidak begitu memahami apa tujuan shalat dan dampaknya bagi kehidupan kita. Dengan motivasi dari diri kita ketika akan me...